Disdukcapil Sumenep Sebut MPM Desa Juruan Laok Program Inovatif

  • Aug 15, 2023
  • Info Batuputih

Batuputih – Pemerintah Desa (Pemdes) Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sukses menggelar Mall Pelayanan Masyarakat (MPM) yang bertempat di Balai Desa Setempat pada Selasa, (15/08/2023).

Diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-78, dan kegiatan ini bekerjasama langsung dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Batuputih dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sumenep.

Tak cukup di situ, 2.188 warga sangat antusias dengan adanya Mall Pelayanan Masyarakat (MPM) ini, karena selain di konsep secara gratis, Pemerintah Desa Juruan Laok juga menyediakan berbagai macam pelayanan, mulai dari perubahan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), suntik gratis, Posyandu, dan lain-lain. 

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Dra. Wahasyah M.M mengatakan bahwa pihaknya mengaku mengapresiasi terhadap program yang gagas oleh Pemerintah Desa Juruan Laok tersebut.

"Kegiatan ini saya cukup bangga karena gagasannya sangat inovatif dan ribuan masyarakat Desa Juruan Laok ternyata responnya sangat tinggi," katanya saat diwawancarai oleh media ini, Selasa (15/08/2023).

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa kedatangannya tersebut tak lain untuk melengkapi dokumen kependudukan baik itu Kartu Keluarga (KTP) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

"Juga kami menyediakan pelayanan bagi yang belum melakukan perekaman, termasuk akta kelahiran dan kartu identitas anak," katanya merinci.

Pihaknya berharap, kegiatan MPM Desa Juruan Laok ini tidak hanya berhenti sampai di situ saja akan tetapi, masyarakat harus selalu aktif memperbaharui dokumen kependudukan.

"Dokumen kependudukan itu dinamis, satu contoh yang paling nampak adalah pendidikan yang perlu di-update karena yang kami ketahui bahwa banyak di KK-nya itu masih belum tamat SD walaupun sudah tamat SLTA, S1 bahkan mungkin sudah S2," harapnya.

"Tapi di KK-nya itu masih belum diperbaharui, jadi ini mungkin nanti harapan kami di samping penuntasan perekaman KTP elektronik yang belum melakukan perekaman, kemudian KK yang belum terupdate," sambungnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemdes Juruan Laok agar memberikan edukasi terhadap masyarakat agar memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya dokumen kependudukan yang valid.

"Dokumen kependudukan ini merupakan dasar pelayanan, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu dokumennya itu dibutuhkan untuk memperbaiki. Istilahnya, sedia payung sebelum hujan," pungkasnya.

Reporter: Fairoza Arrosyidah